R U OK? (Are you ok?)
Apakah kamu baik baik saja?

Pandemi ini merubah kehidupan banyak orang. Banyak yang mengalami peristiwa hidup yang menbuat hidup tidak baik baik saja.

Sebuah percakapan sederhana ini dapat merubah hidup seseorang.

R U OK? Menunjukkan kepedulian kita kepada teman, sahabat, keluarga, rekan kerja atau siapapun yang kita temui sehari-hari.

R U OK? Kadang kita ingin menanyakan nya tapi tidak jadi karena merasa sungkan, aneh, tidak cocok, berlebihan, dll. Padahal sebenarnya pertanyaan ini adalah pertanyaan kunci yang dapat mengubah kehidupan seseorang.

Kapan kita menanyakan “Apakah kamu baik baik saja?” (R U OK?) …
Ketika kita melihat dan memperhatikan terdapat :

■ Perubahan pada mood seseorang menjadi lebih murung, sedih, menangis
■ Emosi yang berlebihan, marah, mudah tersinggung
■ Ada perubahan pada pola tidur yg kurang atau berlebihan
■ Kecemasan yg berlebihan, khawatir terhadap banyak hal yg sebelumnya tdk ada
■ Kesulitan mengerjakan pekerjaan yg sebelumnya mudah dikerjakan, kehilangan fokus, konsentrasi dan memori
■ Banyak diam, menarik diri, tidak mau bergaul
■ Kurang minat terhadap sesuatu yg sebelumnya menjadi hobi dan kesenangan
■ Perilaku perilaku yg tidak wajar seperti bicara,senyum, ketawa sendiri, ketakutan, dll

Apabila kita menemukan tanda tanda seperti di atas, kemudian lakukanlah 4 langkah ini :

1. Tanyakan apakah kamu baik baik saja? R U OK?
2. Mendengar tanpa menghakimi
3. Mendorong untuk mencari solusi, pilihan pilihan, berkonsultasi dengan profesional
4. Memastikan bahwa keadaannya sudah lebih baik.

Setiap saat kita menunjukkan kepedulian kita kepada seseorang maka dunia ini menjadi lebih indah, cerah dan menyenangkan.

Dan bagi kita yg menerima pertanyaan itu, It’s OK to say YOU’RE NOT, tidak apa bila kita bilang saya tidak OK saat ini dan mulailah bercerita agar beban menjadi lebih ringan.

“Carry each other’s burdens”
Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu
(Galatian)

R U OK? 🤗

Salam SEJI-GO
(Sehat Jiwa Bersama Lahargo)

☆LaKe☆

dr. Lahargo Kembaren, SpKJ
– Psikiater

RS.Jiwa dr.H. Marzoeki Mahdi Bogor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here